- Cara memindai personality seseorang atas tiga pilar, pengetahuan, perasaan dan naluri dalam tindakan manusia?
Jawab :
Dalam logika kemanusiaan sesuatu yang terjadi dikehidupan ini memeang ada dalam tiga pilar yakni pengetahuan,perasaan dan naluri.
Pengetahuan kita memounyai adanya suatu ilmu yang bisa kita jadikan acuan untuk menerima atau merangsang segala sesuatu yang dapat kita tangkap karena kita sebagai manusia bersifat peka terhadap segala sesuatu yang sifatnya dapat mengisi otak mauopun akal dan mengisi jiwa seseorang yang sadar,yang dapat merangsang pertumbuhan otak dan menjadi sebuah pemikiran yang nyata.
Begitu juga dengan perasaan adalah alam nyata yeng sadar bagi mnausia yang meliputi rasa dlam diri dan jiwa seseorang,perasaan tidak dapat ditampakkan begitu saja namun hanya dapat dirasakan oleh orang yang merasakan jadi,kepuasan “rasa” itu terdapat aoleh dijjiwa seseorang tersebut.
Berbeda dengan naluri adalah rasa yang sudah berasal dari hati dan sudah ada didalam pemikiran dan naluri tidak dapat dibuat-buat karena sebuah naluri sudah muncul dan ada dalam gen dan jiwa.
Sehingga adanya tiga pilar utama ini segala sesuatu kebutuhan yang ada dikehidupan ada dikehidupandapat berjalan seimbang dan dapat memenuhi segala kebutuhan itu.
2. Contoh konkret memindahkan tiga wujud kebudayaan kedalam suatu masyarakat yakni kebudayaan.
Kebudayaan adalah sistem pengetahuan yakni penggabungan dari sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak/fisik.
Dari ide yakni gagasan yang letaknya ada dimasing-masing pikirian orang, yang sifatnya tidak terlihat, tidak dapat diraba maupun digambarkan.Untuk itu, setelah manusia mengenal tulisan atau moder mengembangan konsep ide yang disalurkan melalui tulisan. Agar ide yang ada dikepalanya dapat diketahui oleh orang lain, karenanya sumber tulisan dalam sejarah amatlah penting untuk menjabarkan peristiwa-peristiwa masa lampau.
Setelah memaknai konsep ide, maka orang akan beraktifitas , sifatnya lebih konkret karena kita dapat melihat, karena itu aktifitas manusi ini dimasukkan dalam sosial kemasyarakatan,manusia sudah saling berinteraksi, bekerjasama maupun saling bertentangan. Antara aktivitas seseorang dengan yang lain tentunya berbeda-beda mengingat pola pikir yang ada dikepal masing-masing juga berbeda. Hingganya kebudayaan yang dihasilkannya pun cenderung berbeda pula.
Sedangkan perwujudan kebudayaan dari yang dua tadi (ide dan aktivitas) adalah benda-benda yang berwujud(artefak), benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain.
Dalam kenyataan kehidupan bermasyarakat, antara wujud kebudayaan yang satu tidak bisa dipisahkan dari wujud kebudayaan yang lain. Sebagai contoh: wujud kebudayaan ideal mengatur dan memberi arah kepada tindakan dan karya manusia.
3. Memaknai konsep migrasi, akulturasi dan asimilasi dalam masyarakat Banjar?
Konsep ini diakibatkan oleh banyaknya masyarakat luar yang masuk disuatu daerah.Konsep Migrasi merupakan sutu proses perpindahan dari suatu tempat ketempat yang lain yang diikuti dengan perpindahan kebudayaan dari tempat asal ketempat yang baru. Proses perpindahan itu biasany memerlukan waktu yang lama yang biasanya tidak disadari oleh pelaku migrasi.
Proses Migrasi maka terjadi pula penyebaran unsur-unsur kebudayaan. Perpindahan kebudayaan yang terjadi bisa juga tidak dengan perpindahan penduduk secara langsung ataupun suatu bangsa ketempat lain, tetapi ada juga karena factor ikatan dinas ataupun pekrjaan.
Akulturasi yang merupkan suatu hal yang tidak dapat dijadikan sebagai suatu alasan yang punya sifat khusus ketika baru timbul kebudayaan baru di Eropah Barat mulai menyebar kesemua daerah lain dimuka bumi semenjak abad ke-15. Akulturasi merupakan suatu proses yang terjadi pada masyarakat yang merasakan baik secara langsung maupun tidak langsung penggabungan dua kebudayaan yang berbeda.
Asimilasi merupakan suatu proses sosial yang timbul apa bila:
a.Adanya golongan manusia yang memiliki latar belakang kebudayaan berbeda – beda.
b.langsung bergabung secara intensif untuk waktu yang lama sehingga menyababkan berubah sifatnya, dalam asimilasi terjadi dua penggolongan dimana terdiri dari golongan mayoritas dan golongan minoritas, dalam proses percampuran kebudayaan yang juga diikuti oleh unsur-unsurnya sehingga menjadi wujud kebudayaan yang baru dimana kebudayaan yang terlihat kuat ada pada pengaruh golongan Mayoritas dan golongan minoritas melakukan peyesuaian kebudayaan dan masuk dalam kebudayaan Mayoritas.
Jika dilihat pada masyarakat banjar maka pengaruh dari konsep migrasi, akulturasi dan asimilasi sangat mempengaruhi besar dibanjar karena dengan adanya hal ini menjadikan masyarakat banjar “ welcome” terhadap bangsa luar dan menjadikan kebudyaaan yang abadi.
4. Kekayaan sumber daya alam tidak menjadikan masyarakat mendapatkan tingkat kemakmuran yang tidak memadai.
Jawab :
Sangat setuju dengan adanya pendapat ini karena bnayaknya sumber daya alam tidka menjadi tolak ukur kesejahteraan rakyat menjadi lebih baik karena SDA yang ada dibumi pertiwi kita ini hanya dijadikan kesenangan dan fasilitas oknum tertentu untuk menjadikan kantong mereka tebal dan tidak memperdulikan masyarakat yang ada disekitarnya. Dan hanya segelintir oknum saja yang memikirkan nasib ornag – orang yang ada disitu.
Dan hal ini menjadikan sabotase yang lama kelamaan menjadi tradisi masyarakat kita dana apabila masyarakat Indonesia menyadari dan sadara akan kewajiban dan hak nya maka tingkat kemakmuran yang ada dikita akan menjadi baik dan harapan Indonesia makmur akan menjadikan kenyataan dan yang pasti Indonesia menjadi lirikan asia dan contoh dunia.
5. Menurut kajian kebudayaan penyebab pokok para guru susah melakukan penemuan-penemuan serta penerapan penemuan-penemuan baru dalam pembaharuan pendidikan?
Konsep Inovasi atau penemuan adalah suatu proses pembaruan dari penggunaan sumber-sumber alam, energi, dan modal serta penataan kembali dari tenaga kerja dan penggunaan teknologi baru, sehingga terbentuk suatu sistem produksi dari produk-produk baru. Suatu proses inovasi tentu berkaitan penemuan baru dalam teknologi, yang biasanya merupakan suatu proses sosial yang melalui tahap discovery dan invension.
Pendorong penemuan baru. Faktor-faktor yang menjadi pendorong bagi seorang guru untuk memulai serta mengembangkan penemuan baru adalah:
a. kesadaran akan kekurangan dalam kebudayaan.
b.mutu dari keahlian dalam suatu kebudayaan.
c.sistem perangsang bagi kegiatan mencipta.
Dan adanya hal ini menyebabakan para guru bersifat pasrah dan tidak mau berusaha lebih cenderung bertahan dan tergantung terhadap pemerintahan.
Dengan demikian proses inovasi itu merupakan suatu proses evolusi juga. Bedanya ialah bahwa dalam proses inovasi para guru berperan secara aktif, sedangkan dalam proses evolusi para guru itu pasif, bahkan seringkali negatif dan bersikap pesimis.
Terima kasih
